Sekilas Tentang Kota Metro, Kota Kecil Nan Unik

Kota Metro adalah daerah kecil yang unik, banyak orang menyebutnya sebagai wilayah yang “melewati desa, namun tak sampai kota,” mungkin maksudnya untuk disebut desa sudah tak pantas, namun untuk disebut kota juga belum memenuhi syarat. Secara geografis Kota Metro berada di tengah-tengah Provinsi Lampung, bertetangga dengan Lampung Tengah sebagai kabupaten induk dan Lampung Timur (bersama Kota Metro) yang menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB) tahun 1999, luas Kota Metro hanya berkisar 68,74 km dengan hanya 5 kecamatan dan 22 kelurahan.



Kota Metro adalah daerah kecil yang unik, banyak orang menyebutnya sebagai wilayah yang “melewati desa, namun tak sampai kota,” mungkin maksudnya untuk disebut desa sudah tak pantas, namun untuk disebut kota juga belum memenuhi syarat. Secara geografis Kota Metro berada di tengah-tengah Provinsi Lampung, bertetangga dengan Lampung Tengah sebagai kabupaten induk dan Lampung Timur (bersama Kota Metro) yang menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB) tahun 1999, luas Kota Metro hanya berkisar 68,74 km dengan hanya 5 kecamatan dan 22 kelurahan.

Penduduknya sangat beragam, baik suku, adat-istiadat dan agama. Mayoritas warga Metro adalah suku Jawa, sisanya Minang, Batak, Madura, Bugis, Palembang dan Lampung. Kehidupan keagamaan penduduk Metro pun sangat beragam, meskipun mayoritas beragama Islam, namun hampir seluruh agama dan keyakinan yang berkembang di Indonesia, berkembang juga di Kota Metro, dan mereka bisa hidup berdampingan dengan rukun dan tak pernah berkonflik.

Banyak orang berpendapat setelah datang ke Kota Metro, Kota Metro sangat cocok untuk hunian dan tempat tinggal, penduduknya ramah dan sangat bersahabat. Warga Kota Metro jauh dari kesan individualistik sebagaimana kesan warga kota pada umumnya.

Belakangan, Kota Metro masuk dalam Indek Kota Cerdas Indonesia (IKCI), yang diluncurkan Kompas kerjasama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Perusahaan Gas Negara (PGN), pada 24 Maret 2015, bersama 43 kota lain yang berpenduduk kurang dari 200 jiwa.

Dalam peluncuran tersebut Indeks Kota Cerdas Indonesia mengacu pada tiga faktor utama (Kompas, 25/4/2015). Pertama, faktor ekonomi. Dari sisi ekonomi sebuah kota cerdas adalah kota yang ditopang oleh perekonomian yang baik dengan memaksimalkan sumber daya dan potensi kota. Termasuk di dalamnya layanan teknologi, informasi dan komunikasi serta tata kelola Sumber Daya Manusia (SDM) yang baik.

Kedua, faktor sosial. Berdasarkan faktor sosial ini penilaian kota cerdas mengacu pada kota yang masyarakatnya memiliki keamanan, kemudahan dan kenyamanan dalam melakukan interaksi sosial antar masyarakat dan pemerintah.

Ketiga, faktor lingkungan. Dari sisi lingkungan, kota cerdas dinilai dari masyarakat yang memiliki tempat tinggal layak huni, sehat, hemat dalam penggunaan energi. Pengelolaan energi tersebut didukung layanan teknologi dan informasi dan peranan masyarakatnya yang baik.

Ada beberapa faktor yang menjadikan Kota Metro layak untuk masuk dalam Indek Kota Cerdas Indonesia (IKCI), di antaranya adalah kesadaran dan kegiatan kreatif warga yang terus tumbuh dan berkembang lewat berbagai komunitas, ruang publik hijau, dan berbagai keunggulan lain yang mulai jarang di temukan di kota-kota lain di Indonesia, seperti sikap warga yang santun, peduli, ramah, bersahabat dan rukun.

Kreatifitas Warga

Sebagai kota kecil, warga Metro diuntungkan karena geografis yang sempit sehingga memudahkan warganya untuk lebih sering berinteraksi, bertemu dan bersilaturahim, baik pada acara-acara resmi atau ketika menghabiskan akhir pekan di pusat kota. Biasanya, warga kota setiap akhir pekan berkumpul di Taman Kota atau pusat-pusat keramaian, ada banyak aktifitas digelar, mulai para aktifis kota yang berdiskusi, para pedagang kaki lama yang berjualan, lomba menggambar, foto, membuat sketsa dan kegiatan-kegiatan kreatif lainnya.

Memang, sejak dua dekade terakhir abad 20, kreativitas menjadi pendorong ekonomi kota di seluruh dunia. Para pekerja produktif, terutama di negara-negara industri maju diberi atribut pekerja kreatif; merekalah yang menciptakan pekerjaan, gagasan-gagasan baru, serta konten kreatif. Maka tak heran, meski kecil kreatifitas warga Metro layak mendapat perhatian, hal ini karena wilayah yang kecil dan jarak yang dekat, sehingga warga kota bisa sering berinteraksi, saling menginspirasi dan menularkan kreatifitas.

Beberapa komunitas kreatif tumbuh secara alamiah tumbuh dan berkembang di Kota Metro, mulai dari akademisi, advokat, ekonom, arsitek, dokter, hingga warga biasa berkumpul dan berkomunitas berdasarkan hobi dan minat masing-masing, ada komunitas yang diisi oleh para seniman, pemusik, komika, foto, sketsa, sepatu roda, sepeda dll.

Kota Metro memang sedang bergairah, warga mulai sadar bahwa persoalan kotanya tidak bisa secara keseluruhan diserahkan kepada Pemerintah, biarlah pemerintah maksimal dalam memberikan pelayanan publik yang mereka tidak bisa tangani, dan warga terus berikhtiar mengambil peran sesuai kapasitasnya, atau mereka kadang bersatupadu, bergotong-royong, baik akademisi, birokrasi, teknisi, budayawan dalam satu komunita untuk menata kotanya agar lebih baik menuju Kota Cerdas.

Adalah kenyataan bahwa kota dan warganya saling berinteraksi dengan dinamis. Di satu sisi kota menjadi muara bagi imajinasi dan dunia kreatif, sedangkan di sisi lain, kota mempunyai kekuatan untuk mendorong, menggerakkan, memusatkan dan menyalurkan energi kreatif itu. Dalam proses interaksi itu kota mampu mengubah energi kreatif menjadi inovasi-inovasi yang melingkupi ranah teknis maupun ranah artistik kultural.

Semua itu hanya dimungkinkan karena kemampuan kreatif manusia. Kemampuan ini adalah sumber daya paling nyata bagi trend ekonomi berbasis penciptaan nilai, sekarang dan masa depan. Ia merupakan konstruksi kemampuan intelektual yang melingkupi segala bentuk potensi yang terdapat di dalam diri manusia yang kemudian diekspresikan dalam bentuk produk-produk budaya. Oleh karena itu kota, yang didefinisikan sebagai tempat pemukiman manusia dengan jumlah besar, adalah tempat berkumpul dan berinteraksinya sumber daya kreatif yang hampir tidak terbatas itu.

Ruang Publik

Kota Metro memiliki ruang publik yang banyak, yang memang ditata dan didesain secara khusus oleh pemerintah kota. Di antara yang memang khusus direncanakan itu adalah Taman Merdeka di Pusat Kota, Taman Demokrasi di Kelurahan Ganjar Agung untuk sosialisasi dan pendidikan politik, Taman Mulyojati, Taman Induk Terminal, dan Taman Pendidikan Kihajar Dewantara di Keluruhan Iringmulyo.

Ruang publik di Kota Metro, berupa taman tersebut difungsikan dengan berbagai aktifitas oleh warga, kegiatan beladiri, senam lansia, diskusi, pemutaran film, fotografi hingga melakukan aktifitas ekonomi dengan tetap menjaga kenyamanan, ketertiban, keindahan dan kebersihan taman. Ruang publik ini juga efektif untuk menjadi kontrol terhadap kebijakan pemerintah, dengan lokasi strategis di pusat kota sekaligus di pusat aktifitas pemerintahan, sehingga warga bebas merespon, mengkritisi dan mendiskusikan seluruh kebijakan pemerintah.

Ruang publik ini akhirnya secara otomatis memungkinkan untuk meminimalisir kegaduhan-kegaduhan karena isu ketidakadilan dan diskriminasi, adanya jarak antara yang empunya dengan yang papa, antara kelas elit dan alit. Ruang publik telah berfungsi sebagai rumah bersama yang melahirkan nalar publik dan kreatifitas untuk menjembatani kesenjangan hingga akhirnya semua bisa birsinergi.

Kota Metro Berbenah

Telah banyak korban dari kota yang salah urus. Kebakaran terjadi dimana-mana, banjir menjadi ritual tahunan yang menjadi cerita lazim, perampokan dan pembunuhan di siang hari bolong juga mulai mengakrabi kehidupan kota, di sisi lain aparatusnya sibuk mengurusi anggaran dan sesekali waktu mencari kesempatan untuk mencuri dan menyimpangkan anggaran tersebut. Lantas, darimana memulai cita-cita mengurus kota menuju kota cerdas itu?

Rasanya lebih pantas mengharapkan Kota Metro menjadi kota cerdas daripada mengharapkan Bandarlampung. Meskipun beberapa kawasan ekonomi kreatif dan kawasan pendidikan terkelompokkan dengan baik, namun bukankah Kota Metro juga memiliki prasyarat kawasan itu?

Warga kota bisa jadi bangga dengan memamerkan banyaknya tempat nongkrong, belanja dan pilihan menginap, namun setiap warga kota akan gagal menjelaskan apa yang sebenarnya mereka butuhkan dari kotanya, kebutuhan tentang kelayakan hunian, rasa aman, ketepatan waktu untuk tiba di tempat kerja, udara segar yang menyehatkan jantung, dan ruang publik tempat mereka berinteraksi sesama warga kota, ruang dimana mereka menjadi manusia.

Kota Metro, memiliki kelayakan untuk menciptakan desain dan tata ruang kota yang tak berjarak dengan warganya, kota yang lebih humanis yang tak menjadikan warga kota teralienasi dan seolah tak saling mengenal. Ruang publik yang diciptakan, telah mampu menjadi ruang interaksi warga dengan nyaman dan aman.

Kota Metro pada dasarnya telah menjadi kota cerdas masa depan, lalu lintas teratur dengan baik, pemerintah mampu menciptakan Kawasan Bebas Korupsi, Indek Prestasi Manusia (IPM) Kota Metro cukup tinggi, meski belum berbanding lurus dengan ketersediaan lapangan kerja, Metro juga memiliki kawasan pendidikan, kawasan kuliner, jalan-jalan hijau dan rindang, tidak rawan banjir, dan angka kriminilitas kota relatif sangat kecil.

Namun, untuk melengkapi beberapa keunggulan tersebut, dengan jumlah kecamatan dan kelurahan yang sedikit, sudah semestinya Kota Metro mengandalkan teknologi informasi untuk mempermudah pelayanan dari kelurahan, kecamatan hingga pusat kota. Teknologi informasi tersebut menjadikan data dari lapangan mengalir cepat dan permanen sehinga membuat pemerintah kota mampu dengan cepat menganalisis, lantas merespons semua permasalahan kota dan menanganinya saat itu juga. Tak ada lagi energi yang terbuang percuma karena semua diatur otomatis.

Revolusi digital akan membuat kota menjadi tempat yang sama sekali baru, lebih cerdas, lebih aman, lebih nyaman, dan lebih menyenangkan, konsep e-budgeting, e-service dan konsep electronic lainnya akan menjadikan kota lebih cepat, transparan dan akuntabel. Apalagi, jika ruang-ruang seperti space di bawah pohon Mahoni, Sumur Putri dan taman-taman sebagai ruang terbuka dikelola dan difungsikan secara baik.


COMMENTS

Name

Ekonomi,2,Galeri Artikel,6,Galeri Foto,8,Galeri Video,22,Hukum,6,Metro Terkini,2,Pendidikan,4,Politik,2,Wisata Kuliner,1,Wisata Metro,8,
ltr
item
Metro Galery: Sekilas Tentang Kota Metro, Kota Kecil Nan Unik
Sekilas Tentang Kota Metro, Kota Kecil Nan Unik
Kota Metro adalah daerah kecil yang unik, banyak orang menyebutnya sebagai wilayah yang “melewati desa, namun tak sampai kota,” mungkin maksudnya untuk disebut desa sudah tak pantas, namun untuk disebut kota juga belum memenuhi syarat. Secara geografis Kota Metro berada di tengah-tengah Provinsi Lampung, bertetangga dengan Lampung Tengah sebagai kabupaten induk dan Lampung Timur (bersama Kota Metro) yang menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB) tahun 1999, luas Kota Metro hanya berkisar 68,74 km dengan hanya 5 kecamatan dan 22 kelurahan.
https://4.bp.blogspot.com/-_vAuvI72-Ek/WdHtlDgSbOI/AAAAAAAAA4o/XOIdPDvgNjA_u8wYP6ymPRrUwR2jfGb0ACLcBGAs/s640/KOta%2BMetro.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-_vAuvI72-Ek/WdHtlDgSbOI/AAAAAAAAA4o/XOIdPDvgNjA_u8wYP6ymPRrUwR2jfGb0ACLcBGAs/s72-c/KOta%2BMetro.jpg
Metro Galery
http://www.metrogalery.com/2017/10/sekilas-tentang-kota-metro-kota-kecil.html
http://www.metrogalery.com/
http://www.metrogalery.com/
http://www.metrogalery.com/2017/10/sekilas-tentang-kota-metro-kota-kecil.html
true
3089767344716215635
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy